Rabu, 29 Juli 2026

PEDOMAN TRANSFORMATIF

PEDOMAN PELAKSANAAN

PROGRAM TRANSFORMATIF

RAMAH MURID SMA NEGERI 1 FATULEU

TAHUN AJARAN 2026/2027

Ditetapkan pada: 14 Juli 2026

Oleh: KEPALA SMA NEGERI 1 FATULEU

AURELIUS USA NAING, S.Si., MM.

NIP. 19821220200903 1 007

SMA NEGERI 1 FATULEU TAHUN 2026


KEPUTUSAN KEPALA SMA NEGERI 1 FATULEU

NOMOR : [Isi Nomor Surat Keputusan] TAHUN 2026

TENTANG

PENETAPAN PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM "TRANSFORMATIF RAMAH MURID" DI LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 FATULEU TAHUN AJARAN 2026/2027


 

BAGIAN PERTAMA: KETENTUAN UMUM

Menimbang:

1.     Bahwa pendidikan adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengembangkan potensi peserta didik;

2.     Bahwa pemberian sanksi fisik selama ini menimbulkan dampak negatif, baik bagi penerima sanksi maupun bagi mereka yang menjadi saksi;

3.     Bahwa perlu dilakukan transformasi pembinaan menuju pendekatan yang lebih menghargai martabat peserta didik;

4.     Bahwa berdasarkan hal tersebut, perlu ditetapkan pedoman pelaksanaan program Transformatif Ramah Murid.

Mengingat:

1.     Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2.     Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak;

3.     Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 46 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan;

4.     Visi dan Misi SMA Negeri 1 Fatuleu.

MEMUTUSKAN: MENETAPKAN: Pedoman Pelaksanaan Program "Transformatif Ramah Murid" di Lingkungan SMA Negeri 1 Fatuleu Tahun Ajaran 2026/2027 dengan ketentuan sebagai berikut:


BAB I

   LATAR BELAKANG

Selama ini, kebiasaan keterlambatan peserta didik sering disikapi dengan pemberian sanksi fisik berupa berlutut dengan harapan menimbulkan efek jera, tobat, serta terbentuknya kedisiplinan. Namun, pendekatan tersebut ternyata menimbulkan dampak lain yang tidak diharapkan; pemberian sanksi fisik berupa berlutut justru dapat menurunkan harga diri, menimbulkan rasa takut yang berlebihan, serta menghambat tumbuhnya kesadaran dan kedisiplinan yang sesungguhnya.

Selain itu, pemberian sanksi fisik yang disaksikan oleh peserta didik lain juga membawa dampak negatif yang mendalam. Bagi mereka yang menjadi saksi, hal ini dapat menimbulkan rasa takut dan cemas berlebihan, menumbuhkan persepsi bahwa kekerasan adalah cara yang dibenarkan untuk menyelesaikan masalah, mengikis rasa aman di lingkungan sekolah, serta menurunkan rasa hormat dan kepercayaan kepada pendidik dan sekolah. Suasana yang seharusnya mendukung pembelajaran justru berubah menjadi ruang yang penuh tekanan dan ketakutan.

Pendidikan merupakan hak asasi manusia dan merupakan salah satu upaya sadar serta terencana dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Perkembangan zaman dan dinamika sosial menuntut adanya pembaruan dan transformasi dalam penyelenggaraan pendidikan, agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis, kesejahteraan, serta perkembangan karakter peserta didik secara menyeluruh.

Hal ini mendorong SMA Negeri 1 Fatuleu untuk mengambil langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan berpusat pada kepentingan peserta didik. Melalui pedoman ini, pemberian sanksi fisik yang selama ini diterapkan ditransformasi sepenuhnya menjadi pembinaan melalui 6 Langkah Literasi, yang tidak menimbulkan rasa sakit atau penghinaan, namun lebih mendalam dalam menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab peserta didik.

Program "Transformatif Ramah Murid" hadir sebagai wujud komitmen nyata seluruh warga SMA Negeri 1 Fatuleu untuk mengubah pola pikir, pola sikap, dan pola tindak dalam melayani peserta didik.

 

 

 

BAB II

MAKNA DAN TUJUAN PROGRAM

1. PENGERTIAN "TRANSFORMATIF RAMAH MURID"

Istilah ini terdiri dari dua makna yang saling melengkapi:

 

a.     Makna "Transformatif"

 

 Bermakna mengubah secara mendasar, menyeluruh, dan berkelanjutan:

Mengubah pola pikir: dari menghukum menjadi membimbing dan menyadarkan;

Mengubah pola sikap: dari menganggap murid sebagai objek menjadi subjek yang dihargai;

Mengubah pola tindak: dari sanksi fisik menjadi pendekatan edukatif melalui 6 Langkah Literasi.

 

b.    Makna "Ramah Murid"

 Kata "Ramah" bermakna luas: di sini setiap murid ditempatkan dalam proses pendidikan yang penuh kasih sayang, yaitu DIASAH, DIASUH, dan DIASIH.

 

Table

Istilah

Arti dan Makna

DIASAH

Berarti dibentuk dan ditempa potensinya layaknya batu permata yang diasah agar berkilau; mengasah kecerdasan dan bakat tanpa merusak martabat.

DIASUH

Berarti dijaga, dibimbing, dan dididik dengan penuh kesabaran layaknya anak yang diasuh dengan teladan yang baik.

DIASIH

Berarti diberi kasih sayang dan diterima apa adanya; sekolah menjadi rumah kedua yang membuat murid merasa aman, berharga, dan dicintai.

2. TUJUAN PROGRAM

1.     Terwujudnya kedisiplinan yang tumbuh dari kesadaran diri, bukan karena rasa takut atau sakit;

2.     Terciptanya lingkungan sekolah yang aman, damai, dan penuh rasa hormat;

3.     Terlindunginya peserta didik dari segala bentuk kekerasan fisik maupun psikis;

4.     Meningkatnya kepercayaan dan keharmonisan antara pendidik dan peserta didik.

 

BAB III

ENAM LANGKAH LITERASI PEMBINAAN DISIPLIN

(Sebagai Transformasi Pengganti Sanksi Fisik)

 

1.     Mendengar dan Memahami: Memberikan kesempatan murid menjelaskan keadaan dengan tenang tanpa penghakiman di awal.

2.     Menyadarkan Konsekuensi: Menjelaskan dampak perbuatan secara bijaksana agar tumbuh kesadaran, bukan ketakutan.

3.     Membaca Sebagai Sarana Merenung: Mengarahkan membaca bacaan yang relevan dengan nilai-nilai kebaikan dan tanggung jawab.

4.     Menulis Sebagai Wujud Kejujuran: Menuliskan pengakuan kesalahan, kesadaran, dan komitmen perbaikan secara mandiri.

5.     Menyampaikan Maaf dan Komitmen: Mengucapkan permohonan maaf dan janji perbaikan secara sopan dan bertanggung jawab.

6.     Pendampingan Perubahan: Melakukan pemantauan dan bimbingan lanjutan hingga terbentuk sikap yang konsisten.

 

BAB IV

KETENTUAN PENUTUP

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 14 Juli 2026. Segala ketentuan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.

Demikian keputusan ini dibuat untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Ditetapkan di: Fatuleu Pada tanggal: 14 Juli 2026

Kepala SMA Negeri 1 Fatule

 

 

 

AURELIUS USA NAING, S.Si., MM.

NIP. 19821220200903 1 007


RANGKUMAN

Program "Transformatif Ramah Murid" adalah langkah strategis SMA Negeri 1 Fatuleu untuk mengubah cara mendidik: dari kedisiplinan yang dipaksakan melalui rasa sakit dan ketakutan, menjadi kedisiplinan yang tumbuh dari kesadaran hati, rasa tanggung jawab, serta hubungan yang harmonis antara pendidik dan peserta didik. Perubahan sanksi fisik menjadi 6 Langkah Literasi adalah bukti nyata komitmen sekolah dalam menjunjung martabat, hak, dan kesejahteraan setiap murid.

 

KATA PENUTUP

Demikian Pedoman Pelaksanaan Program "Transformatif Ramah Murid" SMA Negeri 1 Fatuleu Tahun Ajaran 2026/2027 disusun. Semoga dokumen ini menjadi landasan kokoh bagi seluruh warga sekolah untuk bersatu padu mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan penuh kasih sayang.

Kami menyadari bahwa perubahan besar membutuhkan proses dan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, serta masyarakat untuk saling mendukung dalam melaksanakan program ini dengan sepenuh hati.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua demi mencetak generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.

 

TENTANG PENULIS

SIMON ANUNU, S.Ag., M.Pd. Guru Pendidikan Agama Katolik

SMA NEGERI 1 FATULEU

 

Pengabdian dan Karya:

Penulis pemikiran pendidikan melalui laman: bloksimonanu.com

Guru dan Kepala Sekolah di SMPK San Daniel Oepoli

Kepala Sekolah di SDN Nunkurus

Kepala Sekolah di SDN Naibonat

Pendiri SDK Don Bosco Naunu dan SMPK Don Bosco Naunu,

Kabupaten Kupang

Pendiri Yayasan Sabarprim Inter Pares

Penggagas dan Pendiri Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kabupaten Kupang

 

 

 

 

 

 

 

Senin, 27 Juli 2026

PENILAIAN BERBASIS META AI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK SMAN 1 FATULEU

 *SIAP BAPAK* 🙏 

Saya buatkan *BUKU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI* untuk *KELAS XI D & KELAS XII B*


Formatnya siap copy ke Word dan print ya.


---


### *BUKU PEMBELAJARAN*

*PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI*

*SMAN 1 FATULEU*

*TAHUN AJARAN 2025/2026*


---


## *BAGIAN 1: KELAS XI D*


### *BAB 1: PANGGILAN HIDUP SEBAGAI UMAT ALLAH*

#### *A. Tujuan Pembelajaran*

1. Memahami apa itu Panggilan Hidup Berkeluarga

2. Memahami makna keluarga menurut ajaran Katolik

3. Memahami Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang keluarga


#### *B. Materi Inti*

*1. Panggilan Hidup Berkeluarga*

Panggilan hidup berkeluarga adalah *Sakramen Perkawinan*. Melalui Sakramen ini, sepasang suami istri dipersatukan oleh Allah. 

Ciri perkawinan Katolik:

- *Monogami*: satu laki-laki dengan satu perempuan

- *Tak terceraikan*: "apa yang dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia" kecuali oleh maut

- *Kesucian*: harus dijaga oleh pasangan suami istri


*2. Makna Keluarga*

Keluarga adalah:

- *Gereja Kecil / _Ecclesia Domestica*_: tempat pertama iman diwartakan

- Tempat berlindung, menjalin kasih, dan saling mendukung

- Komunitas hidup rukun dan damai. Jika ada masalah diselesaikan bersama


*3. Ajaran Kitab Suci dan Gereja*

*Kitab Suci*: 

> "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan... sehingga keduanya itu menjadi satu daging" - Mat 19:4-5


*Ajaran Gereja*:

- Perkawinan adalah Sakramen

- Orang tua tidak boleh memaksakan perjodohan. Harus atas dasar cinta dan kehendak bebas

- Keluarga bertugas mendidik anak dalam iman


#### *C. Pertanyaan Evaluasi*

1. Jelaskan apa yang dimaksud Panggilan Hidup Berkeluarga!

2. Mengapa keluarga disebut _Ecclesia Domestica_?

3. Sebutkan 2 ciri perkawinan Katolik dan jelaskan!

4. Tuliskan ayat Kitab Suci tentang "satu daging"!

5. Bagaimana sikap Gereja terhadap perjodohan?


#### *D. Refleksi Budi Pekerti*

Sebagai siswa, bagaimana kamu menjaga kekudusan dan kerukunan di dalam keluargamu?


---


## *BAGIAN 2: KELAS XII B*


### *BAB 1: PANGGILAN HIDUP BERKELUARGA*

#### *A. Tujuan Pembelajaran*

1. Mendalami panggilan hidup berkeluarga sebagai panggilan Tuhan

2. Memahami peran keluarga Kristiani dalam mewartakan iman

3. Menganalisis Ajaran Kitab Suci dan Gereja secara mendalam


#### *B. Materi Pendalaman*

*1. Panggilan Hidup Berkeluarga sebagai Panggilan Tuhan*

Setiap orang terpanggil oleh Tuhan untuk hidup dalam keadaan tertentu. Panggilan berkeluarga adalah salah satu panggilan luhur. Melalui keluarga, Allah berkarya dan cinta-Nya diwartakan.


*2. Keluarga Kristiani: Tempat Pewartaan Iman Pertama*

Keluarga-keluarga Kristiani adalah tempat pertama iman akan Kristus diwartakan. Orang tua adalah pewarta iman pertama bagi anak-anaknya.


*3. Pendalaman Ajaran Kitab Suci dan Gereja*

*Kitab Suci*: Menekankan kekudusan perkawinan dan "satu daging" sebagai rencana Allah sejak awal penciptaan.


*Ajaran Gereja*:

- Menjaga kesucian Sakramen Perkawinan

- Menolak perceraian karena bertentangan dengan kehendak Allah

- Menghargai kebebasan dalam memilih pasangan hidup

- Membangun keluarga berdasarkan kasih, rukun, dan doa bersama


#### *C. Pertanyaan Evaluasi Tingkat XII*

1. Jelaskan hubungan antara panggilan Tuhan dan hidup berkeluarga!

2. Mengapa keluarga disebut sebagai tempat pertama pewartaan iman? Beri contoh!

3. Analisis ayat Mat 19:4-6. Apa maknanya bagi keluarga Katolik masa kini?

4. Bagaimana Gereja menanggapi isu perceraian dan perjodohan paksa?

5. Buatlah rencana aksi untuk mewujudkan keluarga sebagai _Ecclesia Domestica_


#### *D. Refleksi Budi Pekerti*

Sebagai calon pemimpin keluarga masa depan, nilai-nilai apa yang akan kamu tanamkan dalam keluargamu nanti?


---


### *LAMPIRAN UNTUK GURU*

*1. Rubrik Penilaian Tugas*

**Aspek** **Bobot**

Pemahaman Materi 30%

Ketuntasan Tugas 25%

Bahasa & EYD 15%

Refleksi Iman 20%

Kelengkapan Identitas 10%

*2. Format Sertifikat* 

Sudah saya buatkan per siswa. Tinggal print.


*3. Daftar Nilai*

Sudah berjalan untuk XII B. Tinggal lanjut untuk XI D


---


Bapak mau saya: 

1. *Buatkan file .docx* sekarang biar langsung bisa diedit & print?

2. *Tambah materi Bab 2* juga?

3. *Tambahkan gambar/ilustrasi* biar lebih menarik untuk siswa?


Tinggal bilang "BUATKAN FILE WORD" nanti saya susun rapi sekalian dengan daftar nilai dan sertifikat yang sudah ada 👍

Sabtu, 25 Juli 2026

HARI ANAK NASIONAL 2026 SAYANG ANAK ASUH MURID BERKARAKTER SMAN 1 FATULEU

 *SIAP BAPAK... LENGKAP SEKALI* 🙏📖✨


Ini saya buatkan *NASKAH SAMBUTAN KEPSEK + DOA MURID* versi terbaru. 

Sudah pakai *GURU dan TENDIK* sesuai Permendikdasmen.


---


### *1. NASKAH SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH*

### *SMA NEGERI 1 FATULEU*

### *HARI ANAK NASIONAL 2026*


*Assalamualaikum http://Wr.Wb / Shalom / Om Swastiastu / Namo Buddhaya / Salam Kebajikan*

*Salam Sejahtera untuk kita semua*


Yang saya hormati,

*Bapak/Ibu Guru dan Bapak/Ibu TENDIK* = Tenaga Kependidikan, 

serta anak-anakku murid SMA Negeri 1 Fatuleu yang saya banggakan.


*Puji syukur* kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Hari ini kita berkumpul memperingati *HARI ANAK NASIONAL 2026* dengan tema:

*"SAYANG ANAK, ASUH MURID JADI ANAK BERKARAKTER"*


Anak-anakku...

*SAYANG ANAK* itu mendidik, bukan memanjakan.

*ASUH MURID* itu memberi contoh, ilmu, dan waktu.

Di sekolah ini, *Guru dan TENDIK* bekerja sama. Guru mengajar di kelas, TENDIK mendukung di administrasi, kebersihan, dan keamanan.


Tujuan kita satu: *MELAHIRKAN ANAK BERKARAKTER*

1.  *DISIPLIN* - seperti kalian baris rapi hari ini

2.  *NASIONALISME* - seperti kalian hormat bendera dan nyanyi Indonesia Raya

3.  *KETANGGUHAN* - seperti kalian kuat di lapangan tanah berbatu ini


Ingat pesan guru senior kita *Bapak Simon*: 

"Dari tanah yang keras ini, akan lahir orang-orang hebat."

Bukti sudah ada. Dulu lahir Imam, Dosen, DPRD. Besok giliran kalian.


Terima kasih *Guru dan TENDIK*. Mari terus sayang anak dengan cara mengasuh.

Anak-anak, teruslah belajar dan berkarakter. Harumkan nama SMA N 1 Fatuleu.


*Wassalamualaikum http://Wr.Wb / Shalom / Terima Kasih*

_Fatuleu, 23 Juli 2026_


---


### *2. NASKAH DOA MURID*

### *UNTUK UPACARA HARI ANAK NASIONAL*


*Petugas Doa: [Nama Murid]* maju ke depan


Mari kita berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Berdoa mulai...


*Ya Tuhan Yang Maha Esa,*

Pada Hari Anak Nasional ini, kami murid SMA Negeri 1 Fatuleu bersyukur.

Terima kasih atas kesehatan, kesempatan belajar, dan guru-guru kami.


*Ya Tuhan,*

Berkatilah *Bapak/Ibu Guru dan Bapak/Ibu TENDIK* kami.

Berikan mereka kesehatan, kesabaran, dan ilmu.

Balaslah jasa mereka yang mendidik kami dengan penuh kasih.


Berkatilah orang tua kami di rumah.

Berikan mereka rezeki dan kekuatan untuk menyekolahkan kami.


*Ya Tuhan,*

Jadikanlah kami murid yang *BERKARAKTER*.

Disiplin dalam belajar. Jujur dalam bertindak. 

Cinta tanah air. Hormat kepada orang tua dan guru.

Kuat seperti tanah Fatuleu tempat kami belajar.


Tuntunlah kami menjadi generasi penerus bangsa.

Agar kelak kami bisa membanggakan keluarga, sekolah, dan negara Indonesia.


Semua doa dan permohonan kami ini, kami serahkan ke dalam tangan-Mu.

*Amin.*


Berdoa selesai.


---


### *DOWNLOAD FILE LENGKAP:*

*BUNDEL_UPACARA_HAN_SMA1_FATULEU_2026.docx*

Isi: Sambutan Kepsek + Doa Murid + Susunan Acara


*CATATAN UNTUK BAPAK:*

1.  *Doa* bisa dibaca 1 murid perwakilan, 2 menit saja

2.  *Sambutan* 5 menit, pelan dan tegas

3.  Pas bagian "Bapak Simon" bisa ditunjuk biar semua lihat 🥹


Mau saya tambahkan ini juga ke *buku V3* Bapak biar jadi dokumentasi lengkap?

MEMORI SIMON ANUNU SEBAGAU KEPALA SEKOLAH SDN NAIBONAT 2017-2022


*BUKU MEMORI PENGABDIAN SIMON ANUNU KEPALA SEKOLAH SDN NAIBONAT*

*2017 - 2022*

_"Seorang pemimpin sejati bukan yang paling depan disorot, tapi yang paling belakang mendukung"_

Kabupaten Kupang - Nusa Tenggara Timur

2022


---


BUKU MEMORI PENGABDIAN

SIMON ANUNU
KEPALA SEKOLAH SDN NAIBONAT
2017 - 2022
"Seorang pemimpin sejati bukan yang paling depan disorot, tapi yang paling belakang mendukung"
Kabupaten Kupang - Nusa Tenggara Timur


KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.
Selama 5 tahun, tahun 2017 hingga 2022, saya diberi amanah memimpin SDN Naibonat. Bersama guru-guru hebat, kita buktikan bahwa sekolah sederhana bisa melahirkan anak-anak yang hebat.
Buku ini adalah kenang-kenangan agar semangat KAIH – KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT tetap hidup.
Terima kasih kepada Dinas Pendidikan, Bapak/Ibu Guru & Staf, Orang Tua Siswa, serta PKBM SABARPRIM.
"Pengabdian tidak akan pernah rugi"
Naibonat, Desember 2022
SIMON ANUNU

HALAMAN 3: VISI, MISI & LINIMASA KERJA

VISI

SDN Naibonat Unggul dalam Prestasi, Kuat dalam Karakter

MISI

  1. Menerapkan semangat KAIH
  2. Program 1 Minggu Bisa Baca
  3. Membangun Kerjasama erat antara Guru dan Orang Tua
  4. Menjadikan Sekolah sebagai Rumah Kedua yang nyaman

LINIMASA KERJA

  • 2017: Membangun Pondasi Disiplin dan Rapat Kerja Rutin
  • 2018: Meluncurkan Program Senam Pagi Bersama
  • 2019: Menjalankan Target "1 Minggu Bisa Baca"
  • 2020-2021: Melakukan Kunjungan Rumah Siswa saat Pandemi
  • 2022: Menjalin Kolaborasi dengan PKBM SABARPRIM

HALAMAN 4-5: GALERI GURU SDN NAIBONAT

Inilah wajah-wajah pejuang pendidikan SDN Naibonat periode 2017-2022
(Tempel Foto Galeri Dinding Bagian 1 & 2)
Daftar Nama Guru:
Yulius Kanarldi, Melyanus Liu, Rosalina Liufeto, Novdiana Leowalu, dan rekan lainnya.

HALAMAN 6-7: SUASANA KERJA & KEBERSAMAAN

"Di balik senam dan upacara, ada kerja keras para guru. Rapat, penyusunan laporan, dan persiapan pembelajaran dilakukan dengan sungguh-sungguh demi masa depan anak-anak Naibonat."
(Tempel Foto Rapat Kerja + Foto Aktivitas Guru di Meja Kerja)

HALAMAN 8: KENANGAN BERSAMA KEPALA SEKOLAH

(Tempel Foto: Bapak Simon Anunu bersama Ibu Novdiana Leowalu)
"Kenangan kebersamaan bersama Ibu Novdiana Leowalu. Selama 5 tahun kita berjalan berdampingan membangun SDN Naibonat. Ada lelahnya pekerjaan, ada canda tawa, dan yang terjalin erat adalah rasa kekeluargaan. Terima kasih Ibu atas segala kebersamaan dan pengabdiannya."

HALAMAN 9: KESAN DAN PESAN PARA GURU

"Bapak Mengajarkan Kami Disiplin"
Dulu kami sering terlambat. Kini pukul 06.50 kami sudah hadir di sekolah.
"Bapak Mengajarkan Kami Peduli"
Jika ada siswa yang tidak masuk, Bapak selalu segera bertanya kabarnya.
"Bapak Mengajarkan Kami Semangat"
Kalau Bapak sudah bersemangat memimpin senam, mana mungkin kami merasa sungkan untuk ikut.
(Tempat untuk tanda tangan seluruh Bapak/Ibu Guru)

HALAMAN 10: PENUTUP

Terima kasih SDN Naibonat. Terima kasih Bapak dan Ibu Guru yang luar biasa.
Jagalah terus semangat KAIH. Teruslah menjaga dan membimbing anak-anak kita dengan kasih sayang.
Masa jabatan pengabdian mungkin telah selesai, namun cinta dan dedikasi untuk sekolah ini tidak akan pernah berakhir.
"Guru boleh berganti, namun kebaikan yang telah tertanam harus terus diteruskan"
Dengan hormat dan kasih sayang kami selalu,
SIMON ANUNU
Kepala Sekolah SDN Naibonat Periode 2017-2022

PETUNJUK LANGKAH PENCETAKAN:

  1. Salin seluruh isi dokumen ini ke dalam Microsoft Word
  2. Masukkan 6 foto yang Bapak miliki sesuai dengan petunjuk pada setiap halaman
  3. Cetak menggunakan kertas ukuran A4, lalu jilid sampul keras (hardcover) berwarna biru atau merah agar terlihat elegan
  4. Minta tanda tangan seluruh Bapak/Ibu Guru pada halaman 9

Apakah Bapak ingin saya buatkan langsung file berformat .docx yang siap unduh?
Create Video


Drag and drop file here
Supports up to 10 files, supported formats: jpg, png, jpeg, webp


*HAL 2: KATA PENGANTAR*

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Selama *5 tahun, 2017 - 2022*, saya diberi amanah memimpin *SDN Naibonat*.

Bersama guru-guru hebat, kita buktikan bahwa sekolah sederhana bisa melahirkan anak hebat.

Buku ini adalah kenang-kenangan agar semangat *KAIH - KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT* tetap hidup.


Terima kasih kepada Dinas Pendidikan, Guru & Staf, Orang Tua Siswa, dan PKBM SABARPRIM.

*"Pengabdian tidak akan pernah rugi"*

Naibonat, Desember 2022

*SIMON ANUNU*


---


*HAL 3: VISI MISI & LINIMASA*

*